Wednesday, 13 January 2016

SLEEP DAN HIBERNATE, APA PEBEDAANYA?


trikitkomputer.blogspot.com - KETIKA kita akan mematikan laptop, kita pasti menemukan berbagai pilihan seperti shut down, sleep, dan hibernate. Fitur yang dikembangkan oleh Windows ini melibatkan media penggunaan daya listrik, media penyimpanan data dan waktu pengaktifan kembali, bila diartikan dalam bahasa Indonesia sleep dan hibernate mempunyai pengertian yang sama, lantas apa perbedaannya? Berikut adalah penjelasan dari kedua fitur tersebut.

1. Hibernate
Hibernate hampir mirip dengan Shutdown yaitu mematikan komputer secara keseluruhan, perbedaanya pada hibernate, sebelum komputer dimatikan isi dari memori atau RAM disalin ke hardisk terlebih dahulu sehingga ketika komputer dihidupkan kembali tidak membutuhkan waktu yang lama, karena isi RAM sudah ada di harddisk dan akan diambil alih kembali. Konfigurasi komputer akan tersimpan, jadi saat aplikasi dijalankan sebelum hibernate, maka pada saat komputer dihidupkan aplikasi tersebut juga terbuka (masih ada). Ini sangat membantu apabila akan meninggalkan komputer untuk waktu yang cukup lama kemudian berniat untuk memakainya kembali nanti.
Manfaat lain dari hibernate adalah, memudahkan kerja, jika kita sedang banyak melakukan aktivitas di laptop dan tidak sempat menyimpan satu-persatu maka kita bisa lakukan hibernate. Kita bisa menghemat daya laptop karena aktivitas bisa dihentikan tanpa harus menyimpan satu-persatu dan bisa dimatikan tanpa harus mengeluarkan program2 yang sedang kita buka. Selain itu kita juga bisa melakukan hal yang lainnya tanpa harus menyimpan dahulu semua kegiatan pada laptop.

2. Sleep
Sleep adalah keadaan power-saving yang memungkinkan komputer kembali beroperasi dengan full-power (daya penuh) setelah beberapa detik. Dalam keadaan sleep biasanya media input seperti, flashdisk, Media player, Display layar, akan berhenti akses. dan Anda bisa memulainya lagi jika menginginkanya, karena semua program aplikasi pada memory (RAM) masih bisa dijalankan kembali.
Bisa dikatakan sleep itu seperti manusia dalam keadaan tidur, beda dengan mati atau kondisi shut down yang menutup semua program. Dalam jangka waktu pendek jika Anda ingin menggunakan lagi komputer tersebut, Anda lebih baik menggunakan log off Sleep, dari pada komputer harus di shut down atau log off secara hibernate. Karena pada metode sleep, beberapa dokumen dan program yang terbuka masih tersimpan pada RAM dan siap untuk di jalankan lagi secara instan. Beda dengan hibernate, yang menyimpan dokumen yang sedang terbuka dan program pada hard disk.

Demikian sekilas info Perbedaan Sleep dan Hibernate semoga bermanfaat, sampai bertemu di artikel menarik dan tentunya bermanfaat untuk kita semua.



Monday, 11 January 2016

TIPS MEMBASMI VIRUS TANPA ANTI VIRUS


trikitkomputer.blogspot.com - Bicara soal Virus tidak akan pernah akan ada habisnya dan selalu membuat kita marah, karena karakter dari virus ini merusak sistem bahkan menghapus data. Dan kali ini saya akan berbagi  "TIPS MEMBASMI VIRUS TANPA ANTI VIRUS"

Membasmi virus tanpa antivirus? Gimana caranya tuh? hehehe... Mau tau???
Ok deh kita lanjut ke langkah-langkahnya :

1. Nonaktifkan System Restore.
Fasilitas
System Restore pada Windows berguna untuk mengembalikan konfigurasi
sistem ke konfigurasi sebelumnya. Agar sistem yang telah pulih tidak
kembali rusak, matikan fasilitas ini dengan klik kanan pada My
Computer dan pilih Properties. Lalu pilih tab System Restore dan
centang bagian Turn off System Restore on All Drive.

2. Matikan proses virus.
Bagaimanapuncaranya, matikan proses virus. Biasanya proses virus memiliki
ikon berupa folder atau dokumen MS Word. Gunakan aplikasi seperti
Process Explorer, Pocket Killbox, Show Kill Process, The Killer
Machine, dan sebagainya.

3. Pulihkan registry.
Pulihkan registry yang telah diotak-atik oleh virus. Jika tidak, maka virus
dapat menginfeksi komputer Anda lagi. Gunakan Hijack This, Registry
Cleaner, atau The Killer Machine. Hapus juga entry Scheduled
Task yang dibuat oleh virus jika ada.

4. Hapus file-file virus.
Gunakan
fasilitas Search pada Windows untuk menemukan file-file virus.

5. Munculkan file-file yang disembunyikan virus.
Viruspada umumnya tidak begitu kejam dengan menghapus dokumen-dokumen
kita. Biasanya file-file tersebut hanya disembunyikan. Gunakan
perintah attrib -s -h pada Command Prompt
untuk memunculkannya kembali.

6. Saran Terakhir
Saran terakhir untuk pencegahan. hati-hatilah saat melakukan transfer
data baik melalui disket, USB Flash Disk, maupun dari jaringan.
Tunjukkan file hidden dan ekstensi file pada Windows Explorer.
Selain itu, jangan mudah tergoda oleh file-file dengan nama yang
menggoyahkan iman

Demikian "TIPS MEMBASMI VIRUS TANPA ANTI VIRUS" Semoga bisa dimengerti dan selamat mencoba, Salam.... :)

 

Blogger news

Blogroll

About